sponsor

sponsor

Slider

layananView All

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Tube

Business

Technology

Life & style

Games

Sports

Fashion

Kecamatan Watukumpul

Secara topografis, wilayah Kecamatan Watukumpul merupakan daerah pengunungan. Kecamatan Watukumpul secara administratif terbagi dalam 15 desa/kelurahan, meliputi :
1. Tundangan
2. Tlagasana
3. Bongas
4. Cikadu
5. Cawet
6. Medayu
7. Pagelaran
8. Bodas
9. Jojogan
10. Majalangu
11. Tambi
12. Watukumpul
13. Gapura
14. Majakerta
15. Wisnu
Kecamatan Watukumpul merupakan penghasil utama buah pisang dan beberapa jenis tanaman perkebunan, seperti kapok randu, kelapa deres, gelagah arjuna, kakao, dan nilam. Jenis komoditas pertanian lainnya (dalam arti luas) masih kalah dibandingkan kecamatan lainnya.

Kecamatan Warungpring

Secara topografis, wilayah Kecamatan Warungpring merupakan daerah pengunungan. Kecamatan Warungpring secara administratif terbagi dalam 6 desa, meliputi :
1. Pakembaran
2. Warungpring
3. Karangdawa
4. Datar
5. Cibuyur
6. Mereng
Kecamatan Warungpring merupakan penghasil utama kacang tanah, duku dan mete di Kabupaten Pemalang. Namun demikian jenis komoditas pertanian lainnya (dalam arti luas) kurang menonjol, lebih kecil dibandingkan kecamatan lainnya.


(Kodepos : 52354)

Kecamatan Ulujami

Secara topografis, wilayah Kecamatan Ulujami merupakan daerah dataran pantai dan dataran rendah. Kecamatan Ulujami secara administratif terbagi dalam 18 desa/kelurahan, meliputi :
1. Sukorejo
2. Botekan
3. Rowosari
4. Ambowetan
5. Pagergunung
6. Wiyorowetan
7. Samong
8. Tasikrojo
9. Bumirejo
10. Kaliprau
11. Kertosari
12. Pamutih
13. Padek
14. Blendung
15. Ketapang
16. Limbangan
17. Mojo
18. Pesantren
Kecamatan Ulujami merupakan penghasil utama buah mangga dan kelapa sayur. Produk pertanian lainnnya masih lebih rendah dibandingkan kecamatan lainnya. Kecamatan Ulujami juga menghasilkan produk-produk perikanan budidaya air payau yang besar, antara lain ikan bandeng, udang, kepiting, ikan runcah dan rumput laut. Produksi ikan budidaya di kolam dan budidaya di sungai, serta perikanan rawa (perairan umum) juga paling tinggi di Kabupaten Pemalang.


(Kodepos : 52371)

Kecamatan Taman

Secara topografis, wilayah Kecamatan Taman sebagian besar merupakan daerah dataran rendah, dan sebagian kecil lainnya termasuk daerah dataran pantai. Kecamatan Taman secara administratif terbagi dalam 21 desa/kelurahan, terdiri dari :
1. Penggarit
2. Pener
3. Gondang
4. Jrakah
5. Sokawangi
6. Kejambon
7. Jebed Selatan
8. Jebed Utara
9. Clbelok
10. Kaligelang
11. Banjardawa
12. Banjaran
13. Sitemu
14. Pedurungan
15. Taman
16. Wanarejan Selatan
17. Wanarejan Utara
18. Beji
19. Kabunan
20. Asemdoyong
21. Kedungbanjar
Kecamatan Taman merupakan penghasil utama buah jeruk dan kapas di Kabupaten Pemalang. Komoditas pertanian lainnya masih lebih kecil dibandingkan kecamatan lainnya. Peternakan yang paling berkembang adalah peternakan jenis unggas lainnya (mentok dan angsa). Peternakan lainnya masih kalah dibandingkan kecamatan lainnya.


(Kodepos : 52361)

Kecamatan Randudongkal

Secara topografis, wilayah Kecamatan Randudongkal merupakan daerah dataran tinggi. Kecamatan Randudongkal secara administratif terbagi dalam 18 desa/kelurahan, meliputi :
1. Kecepit
2. Gembyang
3. Mejagong
4. Penusupan
5. Banjaranyar
6. Randudongkal
7. Karangmoncol
8. Semingkir
9. Semaya
10. Tanahbaya
11. Lodaya
12. Rembul
13. Kreyo
14. Kalimas
15. Mangli
16. Kalitorong
17. Kejene
18. Gongseng
Kecamatan Randudongkal merupakan penghasil utama buah durian di Kabupaten Pemalang. Jenis komoditas pertanian lainnya (dalam arti luas) tidak begitu menonjol, masih lebih rendah dibandingkan kecamatan lainnya.


(Kodepos : 52353)

Kecamatan Pulosari

Secara topografis, wilayah Kecamatan Warungpring merupakan daerah pengunungan. Kecamatan Warungpring secara administratif terbagi dalam 6 desa, meliputi :
1. Pakembaran
2. Warungpring
3. Karangdawa
4. Datar
5. Cibuyur
6. Mereng
Kecamatan Warungpring merupakan penghasil utama kacang tanah, duku dan mete di Kabupaten Pemalang. Namun demikian jenis komoditas pertanian lainnya (dalam arti luas) kurang menonjol, lebih kecil dibandingkan kecamatan lainnya.


(Kodepos : 52355)

Kecamatan Petarukan

Secara topografis, wilayah Kecamatan Petarukan merupakan daerah dataran rendah. Kecamatan Petarukan secara administratif terbagi dalam 20 desa/kelurahan, meliputi :
1. Kendalsari
2. Widodaren
3. Karangasem
4. Petanjungan
5. Sirangkang
6. Iser
7. Serang
8. Petarukan
9. Kallrandu
10. Pesucen
11. Panjunan
12. Temuireng
13. Pegundan
14. Bulu
15. Tegalmlati
16. Loning
17. Nyamplung sari
18. Klareyan
19. Kendaldoyong
20. Kendalrejo
Kecamatan Petarukan merupakan penghasil utama tanaman pangan padi sawah, beberapa jenis sayur-sayuran seperti kacang panjang dan ketimun, serta penghasil buah pepaya. Di Kecamatan Petarukan, peternakan juga berkembang, terutama jenis itik dan burung puyuh.

Kecamatan Pemalang

Kecamatan Pemalang merupakan ibukota Kabupaten Pemalang. Secara topografis Kecamatan Pemalang sebagian besar termasuk wilayah dataran rendah dan sebagian kecil lainnya termasuk dataran pantai. Kecamatan Pemalang secara administratif terbagi dalam 20 desa/kelurahan, meliputi :
1. Banjarmulya
2. Surajaya
3. Pagongsoran
4. Sungapan
5. Paduraksa
6. Kramat
7. Wanamulya
8. Mengori
9. Sewaka
10. Saradan
11. Bojongbata
12. Bojongnangka
13. Tambakrejo
14. Kebondalem
15. Mulyoharjo
16. Pelutan
17. Lawangrejo
18. Sugihwaras
19. Widuri
20. Danasari
Kecamatan Pemalang merupakan penghasil utama kacang hijau dan terung di Kabupaten Pemalang. Produk pertanian (dalam arti luas) lainnya lebih rendah dibandingkan kecamatan lainnya. 


(Kodepos : 52319)

Kecamatan Moga

Secara topografis, wilayah Kecamatan Moga berupa daerah pegunungan. Kecamatan Moga secara administratif terbagi dalam 10 desa, meliputi :
1. Plakaran
2. Mandiraja
3. Walangsanga
4. Sima
5. Banyumudal
6. Moga
7. Wangkelang
8. Kebanggan
9. Pepedan
10. Gendowang
Kegiatan usaha pertanian dan perkebunan merupakan penghasil utama beberapa tanaman perkebunan di Kabupaten Pemalang, seperti cengkeh dan lada. Kecamatan Moga juga menjadi penghasil utama buah tomat, dan tanaman bahan pangan seperti ketela pohon dan ketela rambat. Sementara itu komoditas pertanian lainnya (dalam arti luas) masih lebih rendah dibandingkan kecamatan lainnya. 


(Kodepos : 52354)


Kecamatan Comal

Secara topografis, wilayah Kecamatan Comal merupakan daerah dataran rendah. Kecamatan Comal secara administratif terbagi dalam 18 desa/kelurahan meliputi :
1. Tumbal
2. Pecangakan
3. Sikayu
4. Purwosari
5. Purwoharjo
6. Kauman
7. Sidorejo
8. Lowa
9. Ambokulon
10. Gedeg
11. Gintung
12. Gandu
13. Sarwodadi
14. Susukan
15. Klegen
16. Wonokromo
17. Kebojongan
18. Kandang
Potensi yang dimiliki Kecamatan Comal pada sektor pertanian tergolong kecil, masih lebih rendah dibandingkan kecamatan lainnya. Kecamatan Comal hanya menjadi penghasil utama kedelai, sedangkan jenis tanaman lainnya selalu lebih rendah dibandingkan kecamatan lainnya.

(Kodepos : 52363)

Kecamatan Bodeh

Secara topografis, wilayah Kecamatan Bodeh merupakan daerah dataran rendah. Kecamatan Bodeh secara administratif terbagi dalam 19 desa, meliputi :
1. Longkeyang
2. Jatingarang
3. Gunungbatu
4. Pasir
5. Kwasen
6. Jatiroyom
7. Parunggalih
8. Payung
9. Cangak
10. Kebandungan
11. Kesesirejo
12. Babakan
13. Karangbrai
14. Jraganan
15. Kebandaran
16. Boder
17. Mungang
18. Kelangdepok
19. Pendowo
Pertanian (dalam arti luas) di Kecamatan Bodeh tidak terlalu berkembang, jumlah produksinya masih lebih rendah dibandingkan kecamatan lainnya di Kabupaten Pemalang.
(Kodepos : 52365)

Kecamatan Belik

Secara topografis, wilayah Kecamatan Belik berupa daerah pegunungan. Kecamatan Belik secara administratif terbagi dalam 12 desa, meliputi :
1. Gombong
2. Belik
3. Gunungtiga
4. Kuta
5. Badak
6. Gunungjaya
7. Simpur
8. Mendelem
9. Beluk
10. Bulakan
11. Sikasur
12. Kalisaleh
Kecamatan Belik memiliki potensi yang sangat menonjol pada sektor pertanian terutama buah-buahan, sayur-sayuran dan tanaman perkebunan. Kecamatan Belik menjadi penghasil utama buah di Kabupaten Pemalang, seperti nanas, alpukat, nangka dan jambu biji. Sayur-sayuran yang produksinya melimpah adalah sawi, cabe besar, dan kobis. Sementara itu tanaman perkebunan yang paling banyak adalah kopi robusta.

(Kodepos : 52356)

Kecamatan Bantarbolang

Secara topografis, wilayah Kecamatan Bantarbolang merupakan daerah dataran tinggi. Kecamatan Bantarbolang secara administratif terbagi dalam 17 desa/kelurahan, meliputi :
1. Sumurkidang
2. Wanarata
3. Pedagung
4. Suru
5. Banjarsari
6. Pegiringan
7. Karanganyar
8. Purana
9. Pabuaran
10. Sarwodadi
11. Bantarbolang
12. Sambeng
13. Glandang
14. kuta
15. Kebon Gede
16. Paguyangan
17. Lenggerong
Kecamatan Bantarbolang yang sebagian besar wilayahnya berupa hutan menjadi penghasil padi gogo terbesar di Kabupaten Pemalang, namun komoditas pertanian lainnya lebih rendah dibandingkan kecamatan lainnya. Kecamatan Bantarbolang juga merupakan penghasil terbesar buah rambutan. Usaha peternakan yang sangat berkembang hanya jenis ternak kelinci dan menjadi sentra peternakan kelinci terbesar di Kabupaten Pemalang.
(Kodepos : 52352)

Kecamatan Ampelgading

Secara topografis, wilayah Kecamatan Ampelgading berupa dataran rendah. Kecamatan Ampelgading secara administratif terbagi dalam 16 desa/kelurahan, meliputi :
1. Sokawati
2. Tegalsari Barat
3. Tegalsari Timur
4. Kemuning
5. Karangtalok
6. Wonogiri
7. Blimbing
8. Ampelgading
9. Ciblyuk
10. Karangtengah
11. Banglarangan
12. Losari
13. Ujunggede
14. Jatirejo
15. Kebagusan
16. Sidokare
Diantara kecamatan-kecamatan yang lain di Kabupaten Pemalang, produksi hasil-hasil pertanian (dalam arti luas) di Kecamatan Ampelgading tidak begitu menonjol. Komoditas yang cukup banyak hanya buah mangga (peringkat kedua setelah Kecamatan Ulujami).



(Kodepos : 52364)

xxx